News & Bisnis

Susanti Dewayani Segera Dilantik Jadi Walikota Siantar

Santer beredar informasi bahwa Susanti Dewayani Wakil Walikota terpilih di pilkada yang lalu berpasangan dengan almarhum Ir. Asner Silalahi yang rencananya akan dilantik pada tanggal 22 Februari 2022 mendatang. Seperti apa Berita lengkapnya ? Yuk simak Artikel dibawah ini
Susanti Dewayani

Santer beredar informasi bahwa Susanti Dewayani Wakil Walikota terpilih di pilkada yang lalu berpasangan dengan almarhum Ir. Asner Silalahi yang rencananya akan dilantik pada tanggal 22 Februari 2022 mendatang.

Menurut sumber terpercaya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengungkapkan hal itu kebeberapa rekan wartawan kemarin disela waktunya meninjau kantin baru Kantor Gubernur Sumut, di jalan Pangeran Diponegoro Medan, pada hari Selasa, 15 Februari 2022.

Masih menurut sumber terpercaya, bahwa Achmad Rasyid Ritonga dari Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sumut juga mengatakan bahwa Mendagri menginstruksikan pelantikan tersebut pada tanggal 22 Februari 2022 yang akan datang.

 Saat ini kita sedang mempersiapkan tindak lanjut instruksi tersebut.dan dia menjelaskan bahwa yang melantik Susanti nantinya Gubernur Sumut mewakili Presiden.dan Susanti akan meneruskan pemerintahan di Siantar karena masa jabatan Walikota Hefriansyah Noor dan Wakil Walikota Togar Sitorus periode 2017 – 2022 berakhir pada tanggal 22 Februari 2022.

Lebih lanjut Achmad menjelaskan akan digelar rapat peesiapan pelantikan Wakil Walikota tersebut dalam jangka dekat.tujuannya agar jangan ada kendala saat pelantikan nanti.

Mengenai tempat pelantikan tentu di Medan seperti biasanya, hanya soal lokasi belum ditentukan apakah di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur atau Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumatera Utara, hal itulah yang nanti akan kita sepakati dalam rapat,” ujarnya.

Achmad juga menambahkan bahwa Susanti Dewayani akan dilantik dalam kapasitasnya sebagai Wakil Walikota yang sebelumnya berpasangan dengan Walikota terpilih almarhum Ir. Asner Silalahi yang telah meninggal dunia Januari 2021 lalu, namun setelah menjabat, baru kemudian diproses lagi pelantikan Susanti Dewayani sebagai walikota definitif, dan DPRD juga akan memproses pemilihan Wakil Walikota.

Selanjutnya pelantikan Kepala Daerah Pematangsiantar hasil Pilkada Serentak 2020 tinggal menunggu surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemprov Sumut pun masih menunggu surat resmi dari Kemendagri, soal pelantikan Wakil Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani.

“Iya, dalam proses pengiriman,” kata Ahmad Rasyid Ritonga dari Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemprov Sumut, pada hari Kamis, 10 Februari 2022.  

Seperti diketahui bahwa masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar, Hefriansyah Noor – Togar Sitorus akan berakhir pada tanggal 22 Februari 2022 mendatang atau kurang dari dua pekan lagi.

Tentu saja estafet kepemimpinan di Pemko Pematangsiantar, pastinya akan dilanjutkan oleh kepala daerah terpilih.

Surat pengusulan pemberhentian Hefrianysah – Toga sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar juga telah dikirimkan ke Kemendagri beberapa waktu lalu.

Surat dari Pemrpov itu menindaklanjuti hasil sidang paripurna DPRD Siantar yang berlangsung pada 5 Oktober 2021, membahas pengusulan pemberhentian Walikota Herfiansyah dan Wakilnya Togar Sitorus.

Perlu diketahui juga, bahwa Susanti yang maju bersama Asner Silalahi, terpilih di Pilkada Siantar pada 9 Desember 2020 lalu, setelah unggul perolehan suara dari kotak kosong.

Keduanya meraih 43.919 suara atau 75,3 persen dari total suara sah dalam Pilkada yang diikuti pasangan calon tunggal tersebut

Namun, seiring berjalan waktu, Asner selaku Wali Kota Siantar terpilih, meninggal dunia pada 14 Januari 2021.

Sehingga nantinya Gubernur Sumut Edy Rahmayadi hanya akan melantik Susanti Dewayani sebagai Wakil Wali Kota Siantar.

Susanti Dewayani

Benarkah Surat Pelantikan Walikota Siantar Mulai Beredar ?

Menurut informasi telah beredar Surat keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk melantik Susanti Dewayani beredar di jejaring WhatsApp kalangan jurnalis, pada hari Kamis 10 Februari 2022 lalu.

Diinformasikan bahwa Surat tersebut berisi hal Penyampaian Keputusan Mendagri yang sifatnya segera.

Bahkan dalam surat tersebut tertera juga nama Akmal Malik selaku Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri.

Adapun tujuan surat adalah Gubernur Sumatera Utara, dan ditembuskan kepada Menteri Dalam Negeri serta Plt Sekretaris Jenderal Kemendagri.

Bunyi Penyampaian Keluputsan Mendagri tersebut yaitu Nomor 131.12-113 Tahun 2022 tanggal 4 Februari 2022 Tentang Pengesahan Pemberhentian Wali Kota Pematangsiantar dan Nomor 132.12-114 Tahun 2022 tanggal 4 Februari 2022 Tentang Pemberhentian Wali Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara.

Kemudian, Kemendagri dalam surat tersebut meminta agar kiranya salinan dan petikan keputusan tersebut dipergunakan sebagaimana mestinya, dan selanjutnya dengan telah ditetapkannya Keputusan mendagri Nomor 131.12.354 Tahun 2021 Tanggal 23 Februari 2022 Tentang pengesahan pengangkatan kepala daerah hasil Pilkada serentak tahun 2020 di Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara agar melantik Susanti Dewayani pada 22 Februari 2022.

Adapun poin selanjutnya adalah agar menyampaikan hasil pelantikan ke Mendagri.

Berkaitan dengan surat ini Kapuspen Mendagri Benny Irwan yang dihubungi reporter menolak panggilan WhatsApp. Beliau juga tak menjawab pesan yang dilayangkan hingga Pukul 16.29, pada hari Kamis, 10 Februari 2022 lalu.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) pada Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar Titonica Zendrato menyampaikan surat tersebut masih seperti draft. Lantaran belum dibubuhi tanda tangan Dirjen Otda sendiri.

“Waduh, kalau itu belum tahu. Karena sepertinya belum bertandatangan Dirjen ya, Bang,” ujar Tito.

Susanti Dewayani

Rencana Pelantikan Walikota Siantar Tanggal 22 Februari

Direncanakan pada bulan Februari ini Kota Pematangsiantar dipastikan telah memiliki pemimpin baru. Menyusul berakhirnya masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Hefriansyah – Togar Sitorus pada 22 Februari 2022 mendatang, selanjutnya akan ada pelantikan Walikota Siantar yang baru, yaitu Susanti Adiyani.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) yang memastikan bahwa Susanti Dewayani dilantik menjadi Wakil Wali Kota Pematangsiantar Februari 2022. Rasyid Ritonga dari Biro Pemerintah dan Otonomi Daerah Setdaprovsu mengatakan pelantikan Susanti Dewayani sedang diproses Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Begitu jadwal sudah turun dari Kemendagri, Pemprov Sumut akan mengkoordinasikan pelantikan dengan Susanti Dewayani, begitu juga ke pihak DPRD Siantar,” ujarnya kepada wartawan di Medan, pada hari Kamis, 3 Februari 2022.  

Selain itu Rasyid juga menjelaskan bahwa Susanti dilantik dalam kapasitasnya sebagai Wakil Walikota, karena Walikota terpilih, Asner Silalahi, telah meninggal dunia pada Januari 2021 lalu.

Masih menurut keterangan Rasyid, Susanti Dewayani akan ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pematangsiantar. Baru kemudian diproses lagi pelantikan Susanti sebagai Walikota defenitif. Sedangkan untuk pengisian jabatan Wakil Walikota akan diproses di DPRD Pematangsiantar.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pematangsiantar menetapkan pasangan Asner Silalahi- Susanti Dewayani sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih pada Pilkada Pematangsiantar Desember 2020.

Pasangan tersebut berhasil unggul dengan perolehan 87.733 suara. Namun saat proses penetapan hanya dihadiri wakil wali kota terpilih, Susanti. Sebab, wali kota terpilih Asner Silalahi telah meninggal dunia.

Namun sehari sebelumnya, yaitu pada hari Rabu, 2 Febriari 2022,  Kepala Biro Otonomi Daerah (Kabiro Otda) Provinsi Sumut Zubaidi mengatakan, jabatan Wali Kota Pematangsiantar masih berpeluang dijabat Pelaksana Harian (Plh).

“Kami usahakan setelah AMJ nanti, melihat kesiapan Pak Gubernur, apakah ada waktu, ya hari itu juga. Jadi kita melihat kesiapan waktu Gubernur,” tutur Zubaidi saat ditanya tentang pelantikan Susanti.

Mengenai SK Pelantikan, kata Zubaidi, sudah dipersiapkan.

“Kalau SK pelantikan, itu nanti pas waktu pelantikan ditandatangani Pak Gubernur. Semua itu sudah kami persiapkan. Juga kalau nanti Pak Gubernur ada tugas khusus, pelantikan diundur, yang pasti ada nanti Plh Wali Kota, dibuat Plh itu karena hanya beberapa hari saja,” ungkap Zubaidi yang saat ini juga menjabat Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar.

Menurutnya tugas khusus Gubernur Sumut tidak bisa diprediksi. “Siapa tahu nanti Pak Gubernur ke Jakarta, tiba-tiba dipanggil Presiden. Hal-hal begitu itu tidak bisa kita prediksi,” ujarnya.

“Kita ikuti saja aturan yang ada. Memang AMJ Walikota tanggal 22 bulan 2 (Februari) tidak akan lama lagi pelantikan. Kalau memang bisa tanggal 23 (Februari), ya tanggal 23 kita laksanakan,” pungkasnya.

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published.