Wellness & Beauty

Tanam Benang hingga Botox, Solusi Awet Muda Favorit Perempuan

Ada cara mudah dengan hasil instant dan bisa bertahan lama melalui tindakan aesthetic non operasi.  Di antaranya yaitu seperti filler, thread lift dan botox yang berfungsi untuk memperbaiki kontur wajah, mentiruskan hingga mengencangkan bagian tertentu. Apa itu ?? Yuk simak pada artikel dibawah ini

Apa Kelebihan Tanam Benang, Filler dan Botok?

Dalam dunia kecantikan wanita, teknik tretament wajah seperti Filler, tanam benang, dan botox menjadi treatment kecantikan yang populer belakangan ini. Namun tentunya masih banyak juga yang belum paham tentang ketiga treatment tersebut, bahkan ada yang sering mendapatkan informasi yang salah. Nah, supaya tidak gagal paham, apa sih, beda dari ketiganya? berikut ini kita akan ulas satu persatu.

1.   Perawatan Kecantikan Menggunakan Teknik Filler

Filler injection berfungsi untuk “mengisi” kekosongan yang ada pada wajah kita. Biasanya filler disuntikan untuk mengatasi permasalahan fine lines yang biasa kita temukan di area dahi, mata, garis senyum.Tidak hanya itu hanya untuk mengatasi tanda-tanda penuaan agar awet muda, filler juga sering digunakan untuk menambah kecantikan bagian lain pada wajah seperti area hidung agar lebih mancung, bibir agar terlihat lebih plump dan tebal dan tentunya untuk memperbaiki kontur wajah.

Jenis filler yang umumnya digunakan untuk bagian wajah adalah Hyaluronic Acid, makanya treatment ini tergolong aman karena HA sendiri lama-lama akan terserap oleh tubuh kita dan membatu melembapkan wajah dari dalam. Jadi yang cocok melakukan treatment ini adalah orang-orang yang ingin mengisi kekosongan pada area wajahnya, misalnya area kantung mata, garis senyuman atau menambah volume pada batang hidung saya.

2.   Treatment Wajah Botox

Untuk perawatan kecantikan, salah satunya melakukan treatment botox, yaitu perawatan yang lebih sering dilakukan oleh perempuan berusia 40 tahun, yang tujuannya untuk meremajakan kulit. Jadi botox adalah satu treatment untuk mengencangkan otot-otot pada wajah, untuk menghilangkan garis atau kerutan yang disebabkan oleh otot. Normalnya botox diaplikasikan pada area samping mata atau crow feet, dan dahi supaya ketika otot wajah bergerak kerutan pada wajah nggak terlalu terlihat.

Ada juga botox yang digunakan untuk menaikan alis supaya mata terlihat lebih terbuka. Nah, sebenarnya botox nggak hanya digunakan untuk mempercantik wajah, ada lho beberapa orang menggunakan botox untuk treatment kesehatan, misalnya untuk melemaskan otot yang kaku pada area wajah.

3.   Treatment Wajah Tanam Benang

Perawatan kecantikan yang satu ini sering dikenal juga dengan sebutan thread lifting. Berbeda dari dua treatment sebelumnya yang menggunakan cairan, thread lifting atau tanam benang ini adalah treatment yang memasukan benang (benang jahit jenis polypropylene) kedalam lapisan lemak wajah, yang kemudian ditarik ketat untuk mengangkat kulit yang kendur pada area wajah atau leher.

Tapi kebanyakan sih, banyak orang yang melakukan tanam benang ini untuk mendapatkan pipi yang lebih tirus atau area dagu yang terlihat lebih V.

Adakah Efek Samping dari Tiga Treatment Tersebut?

Setiap perawatan memakai teknik treatment ataupun produk tertentu, tidak selamanya cocok untuk kulit seseorang, karena setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda daya tahannya terhadap produk tertentu.

Untuk itu sebelum melakukan treatment kenali dulu wajah Anda, sebelum melakukan treatment.

1.   Botox

Suntikan botox yang digunakan untuk menghilangkan kerutan. Pada titik yang disuntikan botox maka ototnya akan relaks sehingga mampu menahan kerutan.

Tapi suntik botok ini sifatnya tidak permanen atau bertahan sekitar tiga sampai enam bulan. Jadi tentunya harus ada jarak untuk waktu suntik agar muka tidak kaku, karena salah satu efek samping botox adalah memar.

“Penting untuk pasien hati-hati, suntik dilakukan oleh dokter dan kalau kebanyakan botox wajah bisa menjadi kaku. Ekpektasi seperti apa harus disesuaikan juga dengan seberapa agresif injection bekerja,” kata dokter kecantikan dan kulit, dr. Wahyu Iskandar saat ditemui di Jakarta Pusat.

2.   Filler

Proses penyuntikan memasukkan cairan hyaluronic acid di bagian wajah untuk menambah volume di bagian tertentu.

“Kalau kita ngomong bayangan, cekungan, volume berarti filler, karena tujuan utama filler untuk mengisi,” ucap dr. Wahyu Iskandar.

Hampir sama dengan botox, filler wajah juga efeknya memar dan mudah menimbulkan kaku jika terlalu sering disuntikkan.

3.   Tanam Benang

Untuk tanam benang, treatment ini berfungsi untuk tekstur seperti agar muka terlihat lebih kencang dan awet muda.

Metodenya hampir mendekati proses bedah khusus dengan memasukan benda yang bentuknya seperti benang.

Oleh karena itu untuk treatmet tanam benang tahapan sebelum tanam benangnya agak cukup lama karena harus ada observasi khusus sehingga bisa lebih sakit dibandingkan treatment lainnya.

“Ada tahapan dulu gak langsung treatmen, gak bisa ya langsung tanam benang kalau hanya keluhan yang pasien yang rasakan. Kondisi kulit lebih prioritas apa dulu, ga bisa langsung,” tutur dr. Wahyu Iskandar.

Tanam benang atau thread lift adalah prosedur kecantikan yang bertujuan untuk mengangkat dan membentuk bentuk wajah. Prosedur ini menggunakan jahitan medis sementara untuk menarik kulit sehingga terlihat kencang

Prosesnya juga cukup singkat, kurang dari 60 menit, tidak menimbulkan rasa sakit, serta tidak ada proses bedah. Namun memang pasien terlebih dahulu diberi anastesi.

Melakukan treatment sah-sah saja jika sudah paham bagaimana melakukannya serta apakah sudah perlu melakukan treatment tersebut. Misalnya saja karena sudah terlihat kerutan dibawah mata atau garis halus di garis senyum dan lain sebagainya.

Namun hal lain yang harus diperhatikan adalah pantangan setelah melakukan prosedur ini. Seperti tidak boleh facial atau pihat wajah minimal 2 minggu setelah tindakan. Serta aktivitas seperti sauna juga tidak boleh untuk pasien yang melakukan botox.

Persiapan sebelum melakukan Treatment Kecantikan

Para dokter ahli perawatan kecantikan mengimbau agar jangan asal perawatan karena ingin tampil awet muda,  sebab banyak klinik atau ahli estetika yang tidak sesuai atau tidak bersertifikasi. Tidak ada jaminan keamanan pada treatment yang mereka lakukan.

Berikut tips persiapan yang perlu Anda lakukan sebelum memutuskan mencoba metode perawatan:

1. Pilih klinik yang bersertifikasi

Anda bisa mencari tahu klinik dan dokter bedah estetika yang telah bersertifikat. Selanjutnya, periksa media sosial dan situs web dokter untuk melihat apakah pekerjaan mereka cocok dengan estetika yang Anda inginkan.

2. Konsultasi dan bikin jadwal

Setelah Anda mendapatkan temapt klinik perawatan kecantikan yang dimaksud, dokter ahli menyarankan agar jangan langsung melakukan treatment. Buatlah jadwal bersama-sama.

Selanjutnya jika sudah cocok, Anda mungkin perlu mengunjungi klinik hingga enam kali setahun untuk perawatan yang berbeda. Dokter kulit Anda harus menguraikan semua pilihan Anda, termasuk perawatan yang tidak terkait dengan botox, filler, atau tanam benang.

3. Edukasi

Jika Anda gelisah dan masih bingung tentang perawatan kecantikan yang ingin Anda lakukan, cari tahu apa yang terjadi setelah perawatan termasuk efek sampingnya. Anda bisa mengajukan pertanyaan pada sesi konsultasi tersebut. Biasanya dalam sesi konsultasi juga terdapat edukasi yang akan memberi pilihan kepada pasien. Termasuk juga meredakan kekhawatiran Anda.

Kesimpulannya :

Di era serba teknologi seperti sekarang ini, banyak memberikan kemudahan dibidang apapun termasuk perawataan kecantikan, salah satunya adalah treatment tanam benang yang bisa dibilang inovasi yang paling baru, sedangkan botox dan filler sudah jauh eksis dibandingkan tanam benang.

Tiga treatment yang sudah dibahas diatas mempunyai cara pengerjaan, titik treatment, fungsi dan efek samping yang berbeda-beda bagi wajah kita.

Namun pada dasarnya ketiga treatment ini memang tujuannya satu, yaitu mengubah wajah kita secara instan, namun ketiganya memiliki fungsi yang berbeda. Untuk yang masih berusia 25 tahun hingga 30 tahun sih, baiknya hanya mencoba treatment filler atau tanam benang saja.

Tapi coba dilihat-lihat lagi apakah memang sudah membutuhkan treatment tersebut? Jangan nyoba treatment filler atau tanam benang hanya berdasarkan tren sekarang saja.  Selama masih bisa diakali dengan menggunakan skincare yang baik, kenapa nggak?.

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published.